Persip Optimistis Curi Poin dari PSIM

Manajemen Persip Pekalongan, Jawa Tengah, menyatakan optimis mampu mencuri poin saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada laga putaran kedua Kompetisi Divisi Utama, 12 April 2012.

Pelatih Persip Pekalongan Nasal Mustofa di Pekalongan, Kamis, mengatakan, meski sejumlah pemain pilarnya tidak bisa dimainkan saat menghadapi PSIM, manajemen tetap berusaha meraih poin di kandang lawan.


“BoLa itu bundar sehingga segala kemungkinan masih terbuka meraih kemenangan meski amunisi pemain yang kami turunkan terbatas,” katanya.


Menurut dia, pada pertandingan melawan PSIM Yogyakarta, Persip akan menurunkan pemain depan Sukodir menggantikan Nur Coyo yang terkena akumulasi kartu kuning saat menghadapi Persitema Temanggung.


“Sukodir yang semula menempati posisi gelandang serang, kami posisikan sebagai striker dan memaksimalkan pemain gelandang lain, Rusdiyanto membantu penyerangan,” katanya.


Ia mengatakkan, akibat adanya perubahan susunan pemain lini depan, maka posisi gelandang akan mengandalkan Iwan “Samson” Wahyudi, Wahyu Tri, dan Muslimin yang semula diisi oleh Augustus Nimely.


“Kami berharap pada laga menghadapi PSIM nanti, kami masih mampu meraih poin meski dengan jumlah pemain yang minim,” katanya.


Manajer Persip Aaam Ihcwan mengatakan, manajemen Persip akan melayangkan protes ke PT Liga Indonesia terkait pemberian kartu kuning kedua kepada Nur Coyo saat bertanding melawan Persitema yang dipimpin Wasit Iwan Sukoco.


“Kepemimpinan wasit asal Malang, Jawa Timur itu jelas tidak adil dengan memberikan kartu kuning kedua pada striker Nur Coyo sehingga kami melaporkan masalah itu ke PT Liga Indonesia,” katanya. (antara)



Related Posts by Categories



Comments :

0 komentar to “Persip Optimistis Curi Poin dari PSIM”

Posting Komentar